Senin, 28 Januari 2013

Gantungan Nama





Hilmi Craft: SMS: 085283604255; Email: rizqaha.rc@gmail.com; FB: Rizqaha R. Citra; Twitter: @RizqahaRCitra

- Rizqaha -

Jumat, 25 Januari 2013

Cerita dari Ciamis

Assalamu’alaikum semua..^_^

Waah, awal Januari ini dipenuhi dengan hujan ya?? Semoga kita semua selalu diberi kesehatan ya biar bisa melakukan aktifitas dengan baik.

Cerita dari Ciamis ini harusnya aku posting di awal Januari, tapi berhubung satu dan lain hal maka aku baru posting sekarang..:)

Aku berangkat dari Jakarta tanggal 25 Desember 2012, naik kereta api Serayu dari Stasiun Senen. Biasanya bisa naik dari Stasiun Jatinegara, tapi sekarang sudah tidak bisa. Sebelumnya aku, Mamah dan Hilmi menginap dulu di rumah Almh. Ema karena kalau naik dari Serpong pasti waktunya ga keburu.

Kami berangkat dari rumah jam 06.30, padahal kereta datang jam 08.40.. Kami takut macet di Cempaka Putih, jadi berangkat lebih awal. Kiki (adik) memanggil bajaj BBG, Abangnya mau lho dibayar 20rb, padahal klo kita ke ITC Cempaka Mas aja bisa 25rb.. Sepertinya Abang bajajnya punya jiwa pembalap deh, bayangin aja jarak Cipinang - St. Senen Cuma 10 menit! Memang sih kondisi jalan ga macet karena libur, tapi abangnya canggih banget nyalip-nyalipnya.. sampai-sampai aku dan mamah hampir jackpot karena mual..hahaha
Sampai di ST. Senen, Hilmi ga sabar mau lihat dan naik kereta, jadi tiap ada kereta yang berhenti, dia minta naik..Ampuun.

Akhirnya kereta kami sampai juga. Kami langsung mencari bangku sesuai dengan tiket. Sekarang keretanya lumayan enak, bersih, toiletnya sudah lumayan (kalau dulu toiletnya ga ada airnya) dan tau ga??? Keretanya baru berhenti di St. Kiaracondong –Bandung..WOW!! Serasa lagi naik KA Parahyangan versi ekonomi..hahaha
Perjalanannya lebih cepat, semula bisa 8-9jam sekarang Cuma 6,5 jam.

Senangnya yang pertama kali naik kereta..^_^
Akhirnya kami sampai di Ciamis dengan selamat dan tepat waktu, langsung disambut rintik hujan. Jadi makin dingin suasananya..brrrr
Di stasiun, sudah ada angkot yang memang dibooking Papah untuk menjemput kami dan kami langsung sampai di rumah Aki  15 menit kemudian.
Rumah Aki masih sepeeti dulu, asri dan bersih.

Rasanya aku ingin tinggal disini jika membayangkan panasnya kota Jakarta dan Tangerang.. :P

Alhamdulillah Aki sehat, meskipun kakinya agak bengkak karena habis jatuh. Wajah Aki masih segar dan penuh senyum. Inilah wajah yang selalu hadir dalam mimpiku..:)

Hilmi menikmati hari-harinya di Ciamis, mungkin dia merasa bebas bermain disana karena teras belakang rumah aki lumayan luas untuk bermain. Meskipun ada “tragedy” kepeleset di pinggir kolam ikan yang membuat kami panic. Hufh.

pertama malu-malu, trus mulai deket,, lhooo, kok malah tiduran di pangkuan Kk Bila??

Banyak gayanya..ckck


Waktuku disini tidak aku sia-siakan karena entah berapa lama lagi aku bisa kembali ke kota yang selalu aku rindukan ini. Sayang, rencanaku untuk reuni dengan teman-teman MAN 2 Ciamis tidak bisa terlaksana karena mereka masih bekerja diluar Ciamis..huhu

1. Pintu masuk Taman Raflesia
2. Depan icon kota Ciamis (bunga raflesia)
3. Masjid Agung Ciamis
4. Perpustakaan "mini" Alun-alun Ciamis

Diperjalanan pulang, Hilmi rewel banget, maunya  turun terus dari kereta dan ga mau duduk! Deeeee..:(

Hilmi dipangku Uyut




ga bisa diem apalagi duduk selama perjalanan pulang

pemandangannya bikin adeeem


 Ya Allah, izinkan aku bisa kembali ke Ciamis dan menemui Aki lagi..Amiin.

- Rizqaha -

Selasa, 22 Januari 2013

Kata-kata yang menentramkan hati

Baca tweetnya aagym itu menenangkan hati banget. Rasanya hati yang lagi panas (sepanas matahari diluar) berubah jadi adeem kayak diguyur hujan..:)

Baca ini deh, biar percaya:

"Jangan rusak suasana hati, suasana kebersamaan oleh perkara yang sepele/tak penting"

Semakin berharap hanya kepada Allah, semaking menentramkan dan siap-siap mendapatkan yang terbaik dan bahagia"

"Sabar itu...ilmu tingkat tinggi, Belajarnya tiaphari, latihannya tiap saat, Ujiannya mendadak, sekolahnya seumur hidup, hadiahnya kbahagiaan"

"Cuaca boleh buruk, tapi pikiran, hati, sikap dan lisan harus selalu bagus"

Hmm,, kebayang dong klo setiap hari kita disirami kata-kata yang bijak kayak gini, pasti hati adem dan ga ada lagi sakit hati atau dengki atau bahkan rasa tidak bersyukur..Naudzubillah.

Semoga Allah selalu menentramkan hati kita semua dan selalu melimpahkan kasih sayangNya...Amiin.

- Rizqaha -

Jumat, 18 Januari 2013

Mari Menyulam


masih belum selesai

Sambil kerjain proyek ultahnya Alanza & Azanta untuk april nanti, aku kerjain "sesuatu".. Tunggu hasilnya ya..hehe
 

- Rizqaha -

Rabu, 16 Januari 2013

Selamat Jalan Ema Sayang..[part 2]

Akhir tahun lalu. Saat aku, suami dan Irsyad hendak pulang ke Serpong dari rumah Ema. Dalam kondisi sakit dan lemah Ema mengantarkan kami sampai depan rumah. Kami semua melarang, karena sedang hujan. Tapi Ema bilang ingin melihat kami sampai berangkat.. Ya Allah, seandainya aku tahu itu adalah saat terakhir aku bisa mencium tangan dan pipinya, aku ingin menarik kembali waktu dan akan kupeluk erat Ema dalam dekapanku dan akan kubisikan kalau aku menyayangi Ema.

Pulang dari Serpong, Mamah bilang kalau saat aku pergi, Ema menangis katanya masih kangen pada kami. Ya Allah, ampuni aku yang tidak mengerti akan keinginan Ema..:'(

Awal minggu lalu, Mamah memimpikan Ema selama 3 malam berturut-turut. Aku memimpikan hanya sekali dan rasanya aku ingin ke Jakarta saat itu juga. Mamah bilang sabtu/minggu ini mau ke Jakarta dan aku mengiyakannya.

Jum'at, 11 Januari 2013..
Saat aku pulang untuk makan siang. Aku merasa malas makan, seperti ada yang mengganjal dihati ini. Mamah menawarkanku makan berkali-kali, tapi aku hanya membalas "nanti, belum kepingin makan". Akhirnya aku makan walau sedikit, saat aku ingin mulai makan, suamiku menelepon, katanya aku diminta menelepon Abang (kakak) segera, penting!

Kutelpon Abang, suaranya terdengar lemas memberi kabar kalau Ema koma.. Ya Allah, inikah yang mengganjal fikiranku? Mamah yang mendengar pembicaraan kami langsung menangis. Aku lemas, seperti tak ada daya untuk berdiri. Tapi kupaksakan diri untuk kembali ke kantor meminta izin pulang cepat, Alhamdulillah diizinkan.

Sampai dirumah, kulihat Irsyad masih tertidur. Kubangunkan dia, maafkan mamah de..:'(

Kami berangkat ke Jakarta dengan bis jurusan Pasar Rebo disambung dengan taxi. Sepanjang jalan, kuhibur diriku dengan bercanda dengan Irsyad. Kukabari saudara-saudaraku. Kulihat Mamah diam selama perjalanan, aku tahu apa yang ada dalam fikiran Mamah saat itu sama seperti apa yang aku rasakan.

Sesampainya dirumah, kulangsung cuci kaki dan melihat kondisi Ema.
Ya Allah.. " Ema, ini ita Ma.. Ita minta maaf sama Ema"
Ema dalam kondisi koma (seperti tertidur), kulihat kaki dan tangannya sesekali bergerak tapi matanya terpejam.
Kuambil wudhu dan membaca Surat Yasiin dan Surat Arrahman untuk Ema. Tak ada rasa lelah ataupun lapar yang menderaku. Alhamdulillah, mungkin Allah mengabulkan do'aku untuk terus mendampingi Ema disaat-saat terakhirnya.

Satu persatu anak-anak Ema datang dan meminta maaf pada Ema. Aku tak kuasa melihat kondisi Ema yang meskipun seperti tertidur dengan pulas, tapi Aku merasa sedih.

Keluarga dan dokter membicarakan kondisi Ema, dokter meminta Ema dibawa ke RS, Bapak Aki menolaknya karena ingat akan ketidakinginan Ema dibawa ke RS. Akhirnya, kami sepakat untuk tidak membawa Ema ke RS.

Aku terus membisikan Ema dua kalimat syahadat bergantian dengan yang lain. Tak sedikitpun kurasakan lapar dan kantuk. Sesekali kuberdo'a. " Ya Allah, jika memang Kau ingin menjemput Ema, jemputlah dalam kebaikan Ya Allah, jangan Kau berikan Ema sakit lagi, hamba ikhlas ya Allah"

Sabtu malam, aku terus menemani Ema. Sesekali kulihat Irsyad yang sedang asyik bermain bersama adik sepupuku. Jam 22.00, aku merasakan kantuk yang luar biasa. Kurebahkan diriku sambil terus membaca Yasiin, entah karena kantuk atau memang Syetan itu bekerja keras agar Aku berhenti mengaji, sehingga aku tertidur. Aku terbangun dengan teriakan Bi Akah "Allahu Akbar!" kami semua panik, kuhampiri Ema. Nafasnya kini makin teratur. Ya Allah, inikah saatnya Kau menjemput Ema?

Tak kulepaskan diriku dari sisi Ema, kubisikan terus dua kalimat syahadat ditelinganya..:'(


Minggu, 13 Januari 2013 jam 01.00 WIB
Anak, menantu, cucu dan Cicit Ema berkumpul disekeliling Ema. Ema menghembuskan nafas dengan tenang untuk terakhir kalinya. Innalillahi wainnailahi raji'un.
"LaailahaIlallah.." kami semua mengiringi kepergian Ema dengan do'a dan tangisan rasa sayang kami.
Aku menjauh dari Ema agar air mata ini tak jatuh di wajah bersih Ema.
"Ya Allah, kumemohon padamu.. Ampuni dosa-dosa Ema, mudahkanlah jalan Ema menuju surga firdausMu Ya Rabb, lindungi Ema dari siksa kubur dan jauhkan Ema dari api neraka..Amiin."

Dalam tangis, kupaksakan diri untuk terus menemani Ema dalam lantunan ayatNya.. Memohon ampunan dan lindungan padaNya.
Alhamdulillah, aku terus berada disisi Ema saat memandikan dan mengkafani beliau. Kulihat wajah yang tenang dan bersih.
Kucium pipi dan dahinya untuk terakhir kalinya sebelum wajahnya ditutup.. Ya Allah, kuatkanlah hamba..:'(

Kuiringi Ema menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Diperjalanan hujan deras, sesekali reda.. Kupanjatkan do'a agar saat pemakaman nanti, hujan reda. Subhanallah, Walhamdulillah, Walailahaillah, Wallahuakbar! Allah mengabulkan do'a kami.. Tanah yang sudah disiapkan untuk Ema kering dan hujan reda, langitpun berubah cerah.

Ema, semoga Ema tenang dalam dekapan Allah Yang Maha Pengasih.. Kami semua sayang Ema, semoga Allah menempatkan Ema dalam Surga FirdausNya..Amiin.


makam Ema

 - Rizqaha -

Selamat Jalan Ema Sayang..[part 1]

Ya Allah,, terima kasih banyak Kau pernah titipkan hamba pada seorang Ibu yg amat sangat menyayangiku.. Beliau mengajarkanku tentang kasih sayang yg tulus dan tanggung jawab sebagai seorang Ibu yg telah dititipkan amanah olehNya..

Aku hidup dalam lingkungan keluarga besar. Ibuku adalah anak pertama dari 9 bersaudara (2 meninggal). Kakek seorang ayah yg bertanggung jawab terhadap anak-anaknya.. Beliau banting tulang untuk keluarga dan beliau tidak pernah marah pada anak-anaknya juga pada orang lain.. Beliau hanya membicarakannya pada anak yg lain jika anak yg satu salah, bukan Bpk tidak sayang sama anaknya yg salah, tp karna Bpk itu tidak tega. Pernah waktu smp aku jatuh karena tersenggol anak laki-laki dan aku pulang dalam keadaan lusuh dan menangis. Bpk langsung menyarankan siapa yg buat aku seperti ini dan anak itu harus bertanggung jawab. Setelah anak yg menjatuhkanku meminta maaf Bpk tdk jadi memarahinya dan langsung memaafkan anak itu.

Ema, wanita kuat yg kukenal selain mamah. Beliau amat menginginkan anak-anaknya menjadi anak yg pintar dalam ilmu agama (tdk mengharuskan jd ustadz). Beliau memanggilkan aku (termasuk anak-anaknya) guru mengaji yg terbaik agar aku dan yg lain pandai mengaji. Ema bilang, jd orang harus bisa ngaji atau ahli ibadah. Kalau kita pandai mengaji Allah akan tambah sayang sama kita dan orang-orang akan lebih menghargai kita. Saat guru mengajiku pindah, Ema langsung memasukkan ke madrasah (tempat mengaji). Ema bilang jangan sia-siain waktu kosong, isi waktu dengan hal-hal yg bermanfaat. Gpp urusan rumah (menyapu dll) ditinggal sementara kalau alasannya untuk mengaji. Allah.

Ema itu orang yg care. Beliau selalu tulus sayang sama keluarga dan teman-temannya. Bahkan saat Aku mengenalkan suamiku pertama kali, beliau meminta suamiku memanggil Ema. Suamiku adalah salah satu orang yg Ema sayang, begitupun sebaliknya. Setiap suamiku mengantarkanku pulang kerja (sebelum menikah)  dan aku tinggal sebentar untuk berganti baju, Ema yg langsung buatan kopi untuk suamiku dan Ema langsung ingat kalau suamiku sukarnya kopi hitam..subhanallah.

Setelah menikah, Ema banyak memberikan nasihat ttg menghargai dan bakti pada suami. Ema blg, kalaupun nanti aku berpenghasilan lebih besar dari suamiku, aku harus ttp menghargainya dan jgn pernah ungkit-ungkit soal gaji, karena berarti kita tidak menghargai suami (nasihat sm seperti yg mamah blg).

9 bulan yg lalu, saat pertama kali aku dikabari bibi, Ema sakit aku langsung menjenguknya.. Minggu sebelumnya Ema tes darah dan cek jantung. Aku yg mengambil hasilnya dan membawanya ke dokter Yg biasa memeriksa Ema. Dokter bilang, Ema sakit jantung. Tapi kalau yg kami lihat sepertinya sakit liver karena tangan Ema menguning. Saat aku tertidur di rumah Bibi, papah mengabarkan kalau Ema minta dibawa ke RS. Akhirnya kami membawa Ema ke RS. Persahabatan. Akublqngsung mengurus administrasi dan saat dokter memeriksa Ema, dokter bilang Ema butuh darah. Akhirnya aku dan Aki Agus (adik Ema) pergi ke PMI pusat. Alhamdulillah darah yg Ema butuhkan ada. Saat mau kembali ke RS, hujan turun dengan derasnya. Aku dan Aki Agus tetap menerobos hujan tak peduli dengan basahnya baju kami. Ema diminta dirawat dulu di RS untuk memulihkan kondisinya.

Wajahnya yg biasa ceria, berganti dengan kelemahan. Tubuh yg dulu gemuk perlahan mengurus. Ema, Ibu yg benar2 tidak ingin merepotkan anak2nya.. Untuk biaya berobatpun, Ema sdh mempersiapkannya. Bulan berganti, kondisi Ema makin membuatku tak tega melihatnya. Setiap hari Ema susah makan karena mungkin maagnya kambuh atau mungkin livernya tambah sakit. Setiap makanan yg masuk, pasti keluar lagi.

bersambung...
 
- Rizqaha -

Kamis, 10 Januari 2013

Periksa gigi & Belanja Bahan

Apa kabar semua??

Wew, hari ini cerah bgt ya? Tadi pagi habis dari dokter gigi karena ngebet dari kemarin. Minta ijin sama bos, Alhamdulillah dibolehin.. Ternyata yang periksa gigi banyak, aku datang dari jam 8.00dan dapet No. 11 wuiih.. ternyata no itu nomer terakhir dan baru selesai diperiksa jam 12.00..Hufh!

Eeeeh, kok malah curhat.. Aku mau ceritain istirahat kemarin setelah makan siang dirumah, Irsyad minta jalan2. Akhirnya aku ajak dia keliling2 dan aku mampir di toko bahan dekat rumah..weeew, emang ga bisa klo ga melirik toko yang satu ini.. Selain karena harganya murah dan dekat dari rumah, koleksi2nya banyak. Untuk harga bahannya ada yg dijual permeter dan ada juga yang dikilo..:)

Aku naksir semua disini, kalo mau ikutin nafsu, pengen diborong semua..hehe


bahan2 katun yang menggungah nafsu belanjaku



- Rizqaha -

Rabu, 09 Januari 2013

Flowy Pouch

Haaaai,, selamat hari rabu semua..

Hari ini baru sempet posting di blog.. ga tau kenapa malah seneng mampir ke blog orang..hehe *sekalian cari inspirasi..:D

Di Desember lalu aku lagi merasa aktif banget ngerjain proyek-proyeknya Hilmi Craft. Alhamdulillah banyak pesenan..:D

Kali ini aku buat Flowie pouch pesenan dian, katanya dia suka bingung simpen uang recehnya.. jadi aku buatin aja dompet koin serut..Alhamdulillah dia suka (sebetulnya aku jg suka karena jahitan aku disini rapiih dan warna dompetnya itu biru.. tp aku kan bisa buat lagi..hehe)

Kalian juga bisa pesen flowie pouch ini untuk souvenir pernikahan, ulang tahun, dompet mukena dll..

Iniii dia wajahnya flowie...
  
Flowie pouch

mejeng bareng viola



senyum manis dian..hehe

"Hilmi" handmade craft; email: rizqaha.rc@gmail.com; SMS:085283604255

- Rizqaha -

Eve & Jo

Bismillah..

Postingan kali ini ttg Hilmi Craft jadi awal desember itu temen kantor aku pesen tempelan kaca nama dia dan pacarnya..^_^


Dua minggu yg lalu, temen aku pesen gantungan pintu nama dia dan pacarnya.Sebelumnya dia order gantungan kunci inisial..


gantungan HP inisial nama mereka
Eve dan tempelan kaca barunya


- Rizqaha -